Kamis, 26 Januari 2012

flu babi 2

Flu Babi (H1N1)

Apakah  Flu Babi  itu (H1N1)?
H1N1 yang sering disebut flu babi adalah sebuah virus influenza baru yang dapat menimbulkan penyakit pada manusia. Virus baru ini dideteksi pada manusia sekitar bulan April 2009. Virus ini menyebar dari orang ke orang di seluruh dunia, kemungkinan dengan cara yang sama dengan influenza musiman yang biasa terjangkit. Pada tanggal 11 Juni 2009, WHO memberi sinyal bahwa wabah pandemik H1N1 2009 telah berlangsung.
Virus H1N1 Influenza
 Kenapa H1N1 disebut dengan Flu Babi?
Virus ini semulanya disebut sebagai “flu babi” karena percobaan laboratorium menunjukkan bahwa banyak dari gen dari virus baru ini sangat mirip dengan virus influenza yang biasa terjangkit pada babi di Amerika Utara. Namun penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa virus ini sangat berbeda dengan virus yang normalnya beredar pada babi-babi di Amerika Utara tersebut. Virus ini ternyata hanya memiliki dua gen dari virus flu yang beredar pada babi-babi Amerika Utara dan juga memiliki ge yang mirip dengan gen burung (avian) serta gen manusia.Parapeneliti menyebutnya sebagai virus “quadruple reassortant”.
 Apakah H1N1 menular?
H1N1 menular dan menyebar dari manusia ke manusia.
 Bagaimana H1N1 menyebar?
Penyebaran virus H1N1 diperkirakan berlangsng dengan cara yang sama dengan virus flu musiman biasa. Virus flu disebarkan melalui batuk dan bersin oleh penderita influenza. Kadangkala orang dapat terinfeksi dengan menyentuh sesuatu (seperti permukaan atau benda-benda) yang mempunyai virus flu yang menempel lalu menyentuh hidung atau mulutnya sendiri.
 Apakah penderita dapat terkena H1N1 lebih dari satu kali?
Apabila terinfeksi dengan virus influenza jenis apapun, akan menyebabkan tubuh anda mengembangkan resistensi imun (kekebalan) terhadap virus tersebut sehingga tidak menyebabkan seseorang terinfeksi dengan virus influenza identik lebih dari satu kali. Namun, seseorang dengan sistem imun yang lemah dapat saja tidak mampu mengembangkan resistensi imun yang lengkap terhadap virus sehingga dapat terinfeksi virus influenza jenis yang sama lebih dari satu kali. Juga memungkinkan bahwa seseorang dapat meiliki hasil tes positif terhadap infeksi flu lebih dari sekali dalam suatu musim influenza. Hal ini dapat terjadi karena:
1. Seseorang terinfeksi dengan virus influenza yang berbeda, contohnya pertama kali dengan H1N1 dan kedua kali dengan virus influenza musiman biasa. Sebagian besar tes yang dilakukan dengan cepat (rapid testing) tidak dapat membedakan virus influenza yang mana yang bertanggung jawab menimbulkan penyakit.
2. Tes influenza kadangkala dapat memberikan hasil positif palsu dan negatif palsu sehingga mungkin saja salah satu hasil tes adalah keliru. Hal ini lebih mungkin terjadi apabila diagnosis dibuat dengan tes flu yang cepat (rapid).
 Apakah tanda dan gejala dari virus pada manusia?
Gejala virus H1N1 pada manusia seperti gejala influenza biasa termasuk demam, batuk, nyeri tenggorokan, hidung meler, nyeri pada seluruh tubuh, nyeri kepala, menggigil dan kelelahan. Beberapa orang dapat menderita muntah dan diare. Orang-orang juga dapat terinfeksi dengan gejala pernafasan tanpa adanya demam. Penyakit yang berat dan kematian juga dapat terjadi sebagai hasil dari penyakit akibat virus ini.
 Seberapa parahkah penyakit yang berkaitan dengan virus H1N1 ini?
Penyakit akibat virus ini dapat berkisar pada gejala ringan sampai berat. Walaupun sebagian besar penderita dapat pulih tanpa perlunya penanganan medis, namun perawatan dan kematian akibat infeksi virus ini juga dapat terjadi.
Pada flu musiman, beberapa orang beresiko tinggi terhadap komplikasi yang serius. Kelompok orang ini adalah orang berusia 65 tahun atau lebih tua, anak-anak di bawah umur 5 tahun , wanita hamil dan orang-orang dengan kondisi medis yang kronis. Sebanyak 70% dari orang-orang yang dirawat akibat virus H1N1 ini telah memiliki satu atau lebih kondisi medis sebelumnya yang menyebabkan mereka termasuk kelompok resiko tinggi komplikasi. Hal ini termasuk kehamilan, diabetes, penyakit jantung, asma dan penyakit ginjal.
 Berapa lama seseorang yang terinfeksi dapat menularkan virusnya kepadao rang lain?
Sesorang yang trinfeksi dapat menularkan kepada orang lain mulai dari 1 hari sebelum timbul gejala penyakit sampai 5-7 hari setelahnya. Hal ini dapat menjadi lebih lama pada beberapa orang, terutama anak-anak dan orang dengan sistem imun yang lemah dan juga orang-orang yang terinfeksi virus H1N1 jenis baru.
 Apa yang dapat anda lakukan untuk melindungi diri dari penyakit ini?
Vaksin flu adalah salah satu upaya penting menghindari infeksi virus ini. Terdapat pula kebiasaan harian yang dapat membantu anda menghindari penularan.
  • Tutup hidung dan mulut anda dengan tisu saat batuk atau bersin. Buang tisu ke tong sampah setelah anda menggunakannya.
  • Cuci tangan anda dengan sabun dan air sesering mungkin. Jika sabun dan air tidak tersedia, gunakan pembersih tangan yang berbasis alkohol.
  • Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut. Kuman mudah menyebar dengan cara ini.
  • Upayakan menghindari kontak dekat dengan orang yang sakit.
  • Apabila anda menderita penyakit yang menyerupai flu, direkomdasikan bahwa anda menetap di rumah paling tidak selama 24 jam setelah demamnya hilang kecuali untuk memperoleh bantuan medis ataupun keperluan mendesak lainnya. Demam anda akan hilang tanpa penggunaan obat penurun panas. Jauhi orang lain sebaik mungkin untuk mencegah mereka terkena penyakit.
 Berapa lama virus influenza dapat hidup di benda-benda (seperti buku atau benda lain)?
Penelitian menunjukkan bahwa virus hidup sampai dengan 2 hingga 8 jam setelah menempel di permukaan suatu benda.
 Apakah virus influenza Dapat di Bunuh?
Virus H1N1 dihancurkan oleh panas (75-100 Celcius). Beberapa pembunuh kuman seperti Klorin, Hidrogen Peroksida, deterjen (sabun), antiseptik berbasis Yodium dan alkohol adalah efektif melawan virus influenza manusia jika digunakan dalam konsentrasi yang cukup dan dalam waktu yang cukup.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar