Minggu, 28 November 2010

7 LAPIS BUMI............

oleh Sufranoto 'thoto' Kusuma pada 04 April 2010 jam 8:53
MUKJIZAT QUR'AN SEPANJANG MASA, 7 LAPIS LANGIT & 7 LAPIS BUMI

السلام عليكم . بِسْــــمِ ﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم.لا إله إلاَّ الله.محمد رسو ل الله
الحمد لله رب العا لمين. الصلاة و السلام على رسو ل الله.اما بعد

Masih ingat sebuah kitab yg mengaku datang dari Tuhan tapi menulis bumi itu datar & bumi mempunyai 4 ujung??? ... ^_^

Kali ini kita tak bahas lagi soalan itu, kerana Qur'an telah terbukti kebenarannya iaitu Bumi berbentuk bundar.

Tentang 7 Lapisan Langit sudah kita bahas kat wall post beberapa hari lalu, sekarang ni kita tengok bagaimana soalan 7 lapis bumi.

Jika kita lahir di masa lalu, tentu kita bukan cuma tak tahu jika bumi itu terdiri dari 7 lapisan, tapi malah mungkin kita pun ikut orang-orang tersesat & mengatakan jika bumi itu berujung 4.

Tapi syukurlah, kita lahir di zaman yg telah tersedia Facebook... ^_^ ... maksud saya sudah ada technology modern & Satellite untok mengetahui bumi itu bundar,,, bukan berujung 4 seperti yg ditulis salah satu kitab yg mengaku dari Tuhan.

Lalu,,, Setelah para ilmuwan menemukan bahwa bumi berbentuk bundar pipih (Bukan Berujung 4)... maka mereka menduga bahwa inti bola bumi ini mempunyai suatu nukleus, dan cangkangnya adalah kerak bumi yang sangat tipis jika dibandingkan dengan ukuran bumi.

Pengukuran-Pengukuran dan percobaan-percobaan dengan peralatan abad 20 terbaru menunjukkan bahwa Artikel yang berisi nukleus dari bumi itu berada di bawah tekanan yang sangat tinggi, tiga juta kali lebih dari permukaan bumi.

Di bawah tekanan seperti itu, zat berubah bentuk menjadi solid, dan hal ini pada gilirannya membuat inti bumi itu sangat solid. Inti bumi ini dikelilingi suatu lapisan zat cair dengan suhu yang sangat tinggi. Ini berarti bahwa ada dua lapisan di dalam inti bumi, bukan satu. Satu lapisan di dalam pusat yang dikelilingi lapisan zat cair.

Hal itu diketahui sesudah alat-alat pengukur dikembangkan dan memberi para ilmuwan suatu perbedaan yang jelas antar lapisan-lapisan bumi bagian dalam. Jika kita turun ke bawah bumi yang keras, kita akan menemukan lapisan batu-batu yang sangat panas, yaitu batu yang berfungsi untuk membungkus. Setelah itu ada tiga lapisan terpisah, di mana masing-masing itu berbeda kepadatan, tekanan dan suhu yang berbeda-beda.

Oleh karena itu para ilmuwan mengklasifikasi lapisan-lapisan bumi menjadi tujuh lapisan, tidak lebih. Gambar menunjukkan lapisan-lapisan ini dengan dimensi masing (beberapa di luar skala), sesuai yang ditemukan para ilmuwan baru-baru ini dengan berbagai metode seperti menggunakan alat pengukur gempa bumi dan studi medan magnetik bumi, dan juga teknik-teknik yang lain. Berbagai studi dan penemuan tersebut saat ini diajarkan kepada para mahasiswa fisika di berbagai universitas.

Tujuh lapisan bumi itu sangat berbeda-beda dari segi struktur, kepadatan, suhu dan bahannya. Oleh karena itu, tidak seorang pun menganggap bumi itu hanya mempunyai satu lapisan sebagai orang di masa lampau berpikir.

Di sini kita menemukan bahwa pemikiran bahwa bumi mempunyai lapisan-lapisan merupakan berkara baru dan tidak dikenal atau yang dikemukakan pada waktu al-Qur’an itu sedang diturunkan. Penemuan-penemuan ini dikemukakan para ilmuwan abad 21 kepada kita, tetapi sejak dahulu Kitab Allah telah memberitahu kita tentang hal tersebut.

Informasi di dalam al-Qur’an al-Karim

Al-Qur’an al-Karim, perkataan Tuhan, menuturkan kepada kita tentang tujuh lapisan langit dan tujuh lapisan bumi di dalam dua ayat berikut:

Qs.2 Baqarah:29. Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.

Qs.17 Israa':44. Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.

Qs.42 Fushshilat:12. Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa. Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.

Qs. 67 Mulk:3. Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?

Qs. 65 Thalaaq:12. Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan SEPERTI ITU PULA BUMI. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu.

Ayat pertama bericara kepada kedua tentang dua sifat langit: bilangan langit itu, yaitu tujuh, dan bentuk langit, yaitu berlapis-lapis. Inilah arti kata thibaqan yang kita temukan di dalam kitab-kitab tafsir al-Qur’an dan kamus-kamus bahasa Arab. Sedangkan ayat kedua menegaskan bahwa bumi itu menyerupai langit, dan hal itu diungkapkan dengan kalimat, ‘Dan seperti itu pula bumi.’ Sebagaimana langit itu berlapis-lapis, maka begitu pula bumi, dan masing-masing jumlahnya tujuh lapisan.

Informasi dalam Sunnah

Seandainya kita meneliti hadits-hadits Rasulullah saw, maka kita menemukan sebuah hadits yang menegaskan keberadaan tujuh lapis bumi, maksudnya tujuh lapis yang sebagiannya membungkus sebagian yang lain.

Nabi saw bersabda, ‘Barangsiapa yang menyerobot sejengkal tanah, maka Allah akan menimbunnya dengan tujuh lapis bumi.’ (HR Bukhari) Kata menimbun di sini diungkapkan dengan kata thawwaqa yang secara bahasa berarti meliputinya dari semua sisi.

Pertanyaannya di sini adalah: Bukankah hal ini merupakan mukjizat Nabawi yang besar? Bukankah hadits yang mulia ini telah menentukan bilangan lapisan bumi, yaitu tujuh, dan menentukan bentuk lapisan itu, yaitu meliputi dan menyelubungi.

Bahkan hadits ini memuat sinyal tentang bentuk bulat atau semi-bulat. Al-Qur’an dan Sunnah telah mendahului ilmu pengetahuan modern dalam mengungkapkan fakta yang ilmiah ini. Selain itu, al-Qur’an juga telah memberi kita penelasan yang tepat mengenai struktur bumi dengan menggunakan kata thibaqan.

Untuk English Version-nya, sila tengok dibawah tulisan ini... ^_^

Meski Rasulullah Muhammad SAW memiliki banyak mukjizat fisik seperti menyembuhkan orang lumpuh, membelah bulan, berbicara dengan binatang seperti Nabi Sulaiman, para sahabat berjalan diatas laut, memberi makan ribuan orang dengan sikit makanan, dan masih sekitar 300 mukjizat lainnya yang telah sy tulis dalam wall post 1 bulan lepas, tapi tetaplah Qur'an ialah Mukjizat terbesar & sepanjang masa.

Itulah mengapa Qur'an disebut mukjizat terbesar & sepanjang masa kerana banyak ayat Qur'an yang baru dapat dibuktikan oleh peralatan modern abad terahir. Mulai dari Astronomi, Geology, Biology, Math, chemistry, Oceanography dan segala bidang.

Sebuah Mukjizat terbesar berupa sebuah buku yang diturunkan melalui seorang Al-Amin (tak pernah berbohong) yang tak dapat membaca dizaman kuno kepada ummat terakhir yang pintar dan selalu membaca buku di zaman modern dan baru dapat dibuktikan oleh peralatan akhir zaman. Siapa lagi yg mewahyukan jika bukan PENCIPTA ALAM SEMESTA?

Jadi,,, 1 bukti lagi... ISLAM TERBUKTI BENAR....

Qs.3 Ali Imran:85 Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka SEKALI-KALI TIDAK AKAN DITERIMA daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi

Qs.3 Ali Imran:19 Sesungguhnya agama disisi Allah HANYALAH Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya

klik SHARE/BAGIKAN/KONGSI/TAG PHOTO dibawah gambar/note agar boleh nampak dalam profile wall post sendiri, agar rakan & saudara lain boleh tahu jika ISLAM satu-satunya yg TERBUKTI BENAR... ^_^
----------------------------
The Layer of Earth
http://library.thinkquest.org/28327/html/universe/solar_system/planets/earth/interior/layers_of_earth.html

What is the use of locating seismic discontinuities? Locating these disturbances enable scientists to map the inner regions of the Earth. This science, known as tomography originates from the knowledge gained from discontinuities.

Tomographists have found that this planet is divided into:

1. 0- 40 Crust
2. 40- 400 Upper mantle
3. 400- 650 Transition region
4. 650-2700 Lower mantle
5. 2700-2890 D'' layer
6. 2890-5150 Outer core
7. 5150-6378 Inner core

Above was a brief synopsis of the depths of each layer (in kilometers).

The Interior of the Earth - copyright Calvin J. HamiltonThe inner core is a solid section of the Earth and is unattached to the mantle, being suspended by the molten outer core. This solidified state is the result of a very intense pressure-freezing process that occurs in most liquids when temperature decreases or pressure increases.

The outer core of Earth is a scorching hot, electrically conductive liquid in which convection takes place. This inner layer in mutual combination with the rotational motion of the Earth creates a dynamo effect where a force ield of electrical currents is generated.

This field is also known as Earth's magnetic field, which is responsible for the functioning of mechanical and biological compasses. This field also causes a subtle jerking motion in the Earth's daily rotation. In terms of the physical aspects of the outer core, the layer is dense, but not as dense as pure molten iron, evidencing the presence of multiple impurities having a lighter chemical makeup.

According to scientists, about 10% of this layer is composed of sulfur and/or oxygen due to the fact that these two elements are abundant in the cosmos and dissolve readily in molten iron.

Crustal Plate Boudaries

1. The outer core is in the range of 200 to 300 kilometers (125 to 188 miles) thick and represents about 4% of the mantle-crust mass. This layer is sometimes identified as part of the lower mantle due to its geographical nature. However, studies on seismic discontinuities suggest that this "D" layer might differ chemically rom the lower mantle lying above it.

2. Looking at the lower mantle, its chemical omposition includes silicon, magnesium, and oxygen. Most likely, it probably also contains some iron, calcium, and aluminum. This layer is comprised of 72.9% of the antle-crust mass, making the Earth abundant in the chemical elements of silicon, magnesium and oxygen, the layer's primary components.

3. A View of Saudi Arabia - courtesy NASA 3. Higher up, we encounter the upper mantle. Through excavations in volcanoes, scientists have found that this part of the crust composes of 15.3% of the total mantle-crust mass and is made of crystalline forms of Olivine (Mg,Fe)2SiO4 and pyroxene (Mg,Fe)SiO3. The upper mantle makes up 10.3% of the Earth's mass, extending a depth of 6-250 miles (10-400 kilometers). A relatively large portion when compared to the other interior layers. This layer is not completely made of solid minerals for scientists speculate that the asthenosphere could be partly liquid molten.

4. D: The D" layer of Earth is about 3% of Earth's mass, is 125 to 188 miles (200 to 300 kilometers) thick and covers about 4% of the mantle-crust mass. This layer, in terms of whether it is part of the lower mantle or an independent layer is still somewhat unclear. Based on evidence collected from seismic discontinuities, the D" layer might differ in chemical composition from the lower mantle above it.

5. The next layer, the Transition region comprises 7.5% of Earth's mass with a depth of 250-406 miles (400-650 kilometers). This layer is also known as the mesosphere and is 11.1% of the mantle-crust. It is made of mainly basaltic magmas with amounts of calcium, aluminum and garnet (an aluminum-bearing silicate mineral). The layer becomes dense when the garnet mineral cools but is buoyant and light when subject to heat due to the low melting points.

6. Earth The outer most layer, the crust, is categorized into two parts, the Oceanic crust and the continental crust. The Oceanic crust is the smallest part of Earth, only 0.099% of its mass and reaching a small depth of 0-6 miles (0-10 kilometers). In the beginning of time, it was possible that this area did not exist for through frequent volcanic activity does only the crust form. Evidence of this is marked by the oceanic ridge system, which is a 25,000 mile (40,000-kilometer) array of many volcanoes which creates layer after layer of new crust at the rate of 17 km3 per year. The ocean floor is covered in basalt originating from volcanic activity and as a matter of fact, Iceland and Hawaii are two island systems that emerged from the accumulated basalt.

7. Continental crust: The second smallest area of the Earth is the Continental crust, making up only 0.374% of the Earth's mass and extending a short depth of 0 - 31 miles (0-50 kilometers). Looking at the percent by composition, the continental crust makes up only 0.554% of the mantle-crust mass. The layer is composed primarily of crystalline rocks made of low-density buoyant minerals dominated mostly by quartz (SiO2) and feldspars (metal-poor silicates). This is the outer part of the Earth composed essentially of crystalline rocks. The continental crust and the oceanic crust are also referred to as the lithosphere because of the cool and rocky conditions that exist in its chemical composition.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar